Setahun penuh kerja dari rumah. Ini catatan jujurnya.
Yang membaik: waktu tempuh hilang, jadi saya punya dua jam ekstra tiap hari. Pengeluaran makan siang turun banyak. Saya juga lebih gampang fokus karena tidak ada orang lewat di belakang.
Yang memburuk: batas kerja dan rumah jadi kabur. Dulu tutup laptop berarti pulang, sekarang laptop ada di meja makan. Saya sempat kerja sampai jam sebelas malam selama dua bulan tanpa sadar.
Yang saya sesali: tidak menyiapkan ruang kerja terpisah sejak awal. Kalau diulang, hal pertama yang saya beli adalah meja dan kursi yang benar, bukan monitor.